Israiliyyat dan Ayat-Ayat Setan Dalam Tafsir at-Thobari

Image Posted on

Riwayat Israiliyyat merupakan riwayat yang datangnya dari orang-orang Yahudi dan Nasrani. Cerita ini digunakan oleh sebagian mufassir untuk menjelaskan ayat-ayat al-Qur’an yang berhubungan dengan kisah-kisah masa lalu, seperti kisah tentang kejadian Adam, kisah perdebatan nabi Adam dengan nabi Musa, kisah nabi Dawud dan Jalud, kisah Dzul Qurnain, kisah Ya’juj dan Ma’juj, dan yang sejenisnya.
Biasanya, riwayat Israiliyyat ini digunakan dalam tafsir yang meggunakan corak tafsir bil al-ma’tsur, yaitu sebuah tafsir yang menggunakan sumber penafsiran dari ayat al-Qur’an, hadis Nabi saw, qaul sahabat, dan juga qaul tabi’in, seperti tafsir Jami’ al-Bayan fi Tafsir al-Qur’an karya Ibn Jarir at-Thobari.
Buku Israiliyyat dan Ayat-ayat Setan dalam Tafsir at-Thobari yang ditulis oleh Dr. Zuhad, MA., dosen Fakultas Ushuluddin IAIN Walisongo ini, akan membuka cakrawala kita bahwa tidak selamanya tafsir yang menggunakan corak tafsir bi al-ma’tsur itu harus diterima sebagai sebuah kebenaran mutlak, tetapi harus kita teliti dulu apakah sumber-sumber penafsirannya berasal dari riwayat yang shahih atau tidak? Jika sumbernya berasal dari riwayat yang shahih, maka wajib kita terima, tetapi jika tidak, maka tentu saja harus kita tolak.
Untuk lebih jelasnya, silahkan membaca buku ini sampai tuntas. Selamat membaca!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s